Bhikkhu, Uang, Kappiya & Undangan

Bhikkhu, Uang, Kappiya & Undangan “Sāpattikassa bhikkhave, nirayaṃ vāvadāmi tiracchānayoniṃ vā”.Bagi bhikkhu yang memiliki pelanggaran, nerakaatau alam binatang menjadi tujuannya.( Sāratthadīpanī Ṭīkā 3 ) Informasi singkat mengenai Bhikkhu, Uang, Kappiya & Undangan. Bhikkhu hidupnya bergantung kepada kedermawanan umat awam dalam hal empat kebutuhan utama seperti jubah, makanan, tempat tinggal dan Read more…

Berdana makanan kepada Bhikkhu

Bagaimana cara berdana makanan dengan benar kepada Bhikkhu Saṅgha ? Umat seharusnya tidak berdana makanan kepada bhikkhu setelah jam 12.00 siang. Hal ini dikarenakan para bhikkhu harus mematuhi peraturan kebhikkhuan untuk tidak mengambil makanan pada waktu yang tidak tepat ( yaitu setelah jam 12.00 siang sampai subuh keesokan paginya ). Read more…

Mengapakah Makhluk-makhluk Hidup dalam Kebencian?

Mengapakah Makhluk-makhluk Hidup dalam Kebencian? Sakka, penguasa para deva bertanya kepada Sang Bhagavā: “Makhluk-makhluk berkeinginan untuk hidup tanpa kebencian, tanpa mencelakai, tanpa permusuhan, dan tanpa perseteruan; mereka ingin hidup dalam kedamaian. Namun mereka hidup dalam kebencian, saling mencelakai satu sama lain, bermusuhan, dan sebagai musuh. Oleh belenggu apakah mereka terikat, Read more…

Kelahiran & Kematian

Hari ini Bhante akan membicarakan mengenai Subyek dari Kematian. Apakah anda ingin mendengarkan tentang kematian ? Pada minggu yang lalu, Bhante sudah membicarakan mengenai neraka, bagi yang belum mendengarkannya, bisa mendengarkan mengenai dhammatalk tersebut. Apakah menurut anda kematian dan neraka saling berhubungan ? Bagi mereka yang lalai , maka kematian Read more…

Nidhikanda Sutta

Walaupun harta seseorang ditimbun dalam-dalam di dasar sumur, dengan tujuan: bila suatu saat diperlukan untuk pertolongan, harta yang disimpan itu dapat digunakannya. Atau ia berpikir; “Untuk membebaskan diri dari kemarahan raja, atau untuk uang tebusan bila aku ditahan sebagai sandera, atau untuk melunasi hutang-hutang bila keadaan sulit, atau mengalami musibah”. Read more…